Arsip

RICE BRAN : Kandungan dan Manfaat

Nah, mari kita mulai dengan super antioksidan Rice Bran, khususnya vitamin-E kompleks. Rice Bran merupakan sumber vitamin-E kompleks dan tocotrienol yang baru ditemukan, senyawa tokoferol umumnya disebut vitamin-E . Senyawa-senyawa tocotrienol lebih kuat 40-60 kali dibandingkan antioksidan lainnya.
Selanjutnya, mari kita lihat unsur khusus lain dari Rice Bran yang disebut asam lipoic . Lipoic acid merupakan senyawa yang membantu dalam proses produksi energi di otot, juga merupakan bagian penting lainnya dari sistem antioksidan.
Lipoic acid mengarahkan kalori ke dalam system produksi energi dan menghambat sistem produksi lemak . Lipoic acid dikenal sebagai “antioksidan universal” yang secara langsung dan tidak langsung membantu melindungi setiap komponen tubuh dari kerusakan stres oksidatif .
Rice Bran merupakan gudang nutrisi dalam bulir padi – Rice Bran mengandung protein, mineral, vitamin dan lemak nabati. Gudang nutrisi dari padi yang menyediakan nutrisi yang paling penting dari tanaman padi yang diperlukan dalam pengembangan sistem kekebalan tubuh, sistem peredaran darah dan fungsi metabolik penting lainnya.
Bagi yang sudah terbiasa dengan super food tentu tahu semua tentang produk ini, memberikan spektrum vitamin E yang penuh. Rice Bran adalah salah satu makanan dengan kepadatan nutrisi yang tinggi dari alam.Bila dikombinasikan dengan madu dan Bee Pollen merupakan nutrisi yang luar biasa untuk mendukung kesehatan Anda.
Rice Bran adalah salah satu sumber pitosterol alami tertinggi di alam. Pitosterol membantu mengurangi kolesterol dengan mengurangi lipid (lemak) yang beredar dalam aliran darah. Pitosterol merupakan senyawa yang kuat sebagai zat anti-inflamasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi kerentanan terhadap infeksi. Pitosterol juga membantu mencegah kanker dengan cara menghambat pertumbuhan sel abnormal. Manfaat berikut pitosterol telah ditunjukkan oleh kutipan ilmiah:
Mengurangi kolesterol total
Menghambat sintesis LDL-C
Mengurangi BPH (benign prostatic hyperplacia)
Memberikan efek anti-inflamasi
Menghambat pertumbuhan sel kanker payudara
Menghambat sel kanker kolon
Membantu dalam pencegahan Kanker
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Rice Bran juga merupakan sumber tocotrienol yang baik. Manfaat berikut tocotrienol telah ditunjukkan oleh kutipan ilmiah:
Mengurangi kolesterol total dan LDL
Mengurangi risiko kanker secara keseluruhan
Sejauh ini, penggunaan yang paling menjanjikan adalah melawan diabetes, kolesterol tinggi, kelainan hati, gangguan pencernaan dan penyakit kardiovaskular.
14 Manfaat Bekatul untuk Kesehatan Tubuh
Apa yang terlintas di benak kita ketika mendengar kata bekatul? Dedak, berbau tengik, limbah padi yang apek, makanan ternak, kotor. Sebagian besar masyarakat menyamakan bekatul dengan dedak. Padahal, bekatul dan dedak itu berbeda. Dedak adalah limbah penggilingan/penumbukkan padi yang pertama. Sementara bekatul adalah sisa penumbukkan/penggilingan padi kedua (kulit ari beras). Saat padi digiling, kulit padi yang biasa kita kenal dengan gabah akan terpisah dari bulirnya. Butiran nasi yang biasa kita makan disebut endosperma beras. Bekatul adalah lapisan yang melapisi endosperma. Bubuk bekatul ini umumnya berwarna cokelat muda dan memiliki rasa agak manis.
Kandungan Bekatul Padi
Berikut adalah kandungan vitamin dalam bekatul padi dalam kadar, ppm (berat kering). Ppm (part per milion) sama dengan mg/kg. Daftar ini bersumber dari Barber dan Benedito de Barber, 1980.
Vitamin A = 4,2
Vitamin B1 (Tiamin) = 10,1 – 27,9
Vitamin B2 (Riboflavin) = 1,7 – 3,4
Vitamin B3 (Niasin) = 236 – 590
Vitamin B12 = 0,005
Vitamin E (tokoferol) = 149
Biotin = 0,16 – 0,60
Inositol = 4.627 – 9.270
Piridoksin = 10,3 – 32,1
Kolin = 1.279 – 1.700
Asam Pantotenat = 27,7 – 71,3
Asam Folat = 0,50 – 1,46
p-Asam Aminobenzoat = 0,75

Cukup banyak bukan kandungannya, untuk info pemesanannya hubungi aja WA: 081214621949

Bekatul ini banyak digunakan untuk berbagai pengobatan penyakit. Berikut ini diantaranya :

1. Menurunkan Kolesterol Jahat
Yang berperan penting turunkan kolesterol adalah kandungan tokotrienol. Tokotrienol berfungsi menghambat kerja enzim yang bisa menimbun kolesterol di tubuh. Bekatul juga merupakan sumber serat pangan yang baik untuk memperlancar pencernaan. Kemampuan serat pangan adalah mengikat asam empedu yang nantinya keluar bersama dengan tinja.
Bila konsumsi serat pangan terus menerus, asam empedu yang keluar bersama feses juga makin banyak. Inilah yang memacu perubahan kolesterol menjadi asam empedu yang berdampak pada menurunnya kadar kolesterol.

2. Metabolisme Lemak
Pecahan lemak bekatul terbukti dapat menurunkan jumlah lemak darah, baik pada manusia atau hewan.

3. Membuat Pencernaan Jadi Sehat
Bekatul yang kaya serat pangan (dietary fiber) akan memperlancar proses pencernaan.

4. Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes
Seperti yang kita ketahui, kandungan serat pangan pada bekatul sangat baik bagi penderita diabetes. Dianjurkan untuk dijadikan pola makan harian. Saat konsumsi pertama kali biasanya menimbulkan diare, tetapi tak usah khawatir.

5. Mengatasi Pengapuran Pembuluh Darah
Vitamin B15 memiliki struktur kimia Glucono-dimethy-lamino-acetic-acid . Kandungan vitamin ini pun dapat mengatasi pengapuran pembuluh darah.

6. Baik Untuk Penderita Autis
Pagamic acid yang biasa kita kenal dengan vitamin B15 terkandung dalam bekatul, baik itu bekatul beras, bekatul gandum, havermut, maupun jagung. Pada sebuah studi, bila kita rutin memberikan pagamic acid 50-100 mg sehari tiga kali, bisa menyembuhkan penderita autis.

7. Melawan Radikal Bebas dan Kanker
Radikal bebas bisa menyebabkan penuaan dini. Kandungan
manfaat antioksidan dalam bekatul bermanfaat untuk melawan radikal bebas yang ada di tubuh kita. Selain itu, bekatul yang kaya vitamin E (tokoferol dan tokotrienol) dapat memerangi radikal bebas yang juga penyebab kanker. Tokotrienol sangat susah ditemukan, namun sangat banyak dan hanya dalam bekatul bisa kita temukan.

8. Mengatasi Otot Pegal
Kembali pada kandungan vitamin B15, apabila konsumsi vitamin tersebut sesuai dosisnya, maka akan mencukupi kebutuhan oksigen bagi otot tubuh kita. Menimbunnya asam laktat dalam tubuh menyebabkan pegal-pegal. Vitamin B15 dapat menetralkan asam laktat.

9. Kesehatan Jantung
Kandungan manfaat vitamin B, yakni vitamin B15 pada bekatul berguna sebagai pembentuk asam amino tertentu yang dapat mengatasi kurangnya oksigen di otot, termasuk otot jantung.

10. Memperbaiki Fungsi Hati
Vitamin B15 pada bekatul pun dapat mengobati penyakit hati. Negara yang banyak mengkonsumsi bekatul untuk beragam penyakit, salah satunya adalah Rusia.

11. Mengatasi Beri-Beri
Vitamin B1 yang banyak terkandung dalam bekatul ini ampuh untuk pengobatan beri-beri. Terbukti pada hewan (ayam) yang banyak makan beras yang digiling namun masih mengandung bekatul, jarang sekali ditemukan tanda beri-beri.

12. Gangguan Saraf
Vitamin B1 dan B2 pada bekatul bermanfaat untuk mencegah nyeri saraf.

13. Asma
Makan bekatul setiap hari secara rutin, baik bagi penderita asma. Karena asmanya akan jarang kambuh. Namun, ketika berhenti konsumsi bekatul asmanya dapat kambuh lagi. Vitamin B15 yang ada di bekatul dapat memancing pembentukan zat anti asma.

13. Ramah di tubuh
Bekatul tidak mengandung bahan berbahaya seperti pewarna, pemanis, maupun pengawet, jadi sangat aman dikonsumsi.

14. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Seperti yang sudah dibahas, kekebalan tubuh berkaitan erat dengan antioksidan. Bekatul memiliki kandungan antioksidan luar biasa (super antioksidan) yang tentunya jika dikonsumsi secara benar dan teratur akan mendukung kekebalan tubuh kita.

Tips Konsumsi Bekatul
Masyarakat pedesaan jaman dulu menggunakan lesung untuk menumbuk padi, sehingga bekatulnya masih menempel di bulir beras. Nasi yang masih terdapat kandungan bekatul tersebut mereka konsumsi setiap hari. Jadi tidak heran kalau orang desa jaman dahulu tahan terhadap berbagai penyakit, dan staminanya tangguh. Bekatul pun banyak dipakai untuk makanan selingan (makanan tambahan) seperti pepes atau ditambah ke bubur.
Berikut ini cara konsumsi bekatul yang sehat :
1. Obesitas (kegemukan) : sehari tiga kali, dua sendok makan penuh (munjung) gunakan gula rendah kalori.
2. Makanan pendamping obat dokter. Bagi yang sedang dalam perawatan (pengobatan) boleh konsumsi bekatul dengan tetap makan obat dari dokter. Makanlah bekatul sehari dua kali sebanyak satu sendok makan (30 gram). Yaitu pagi satu sendok dan sore hari satu sendok.
3. Stamina tubuh : sehari satu sendok makan (30 gram), seduh dengan segelas air panas.
Campuran Bekatul dalam Masakan :
Bekatul dapat ditambahkan dengan tepung terigu untuk meningkatkan kadar serat pangannya. Campuran ini sangat baik untuk pembuatan roti manis, roti kering, bolu kukus, kulit dadar gulung, dan makanan lain yang menggunakan terigu.
Bekatul dapat dicampurkan dalam tepung beras yang akan diolah menjadi beragam makanan lezat seperti kue cucur.
Bekatul pun bisa dicampurkan ke dalam sup, bubur kacang hijau, susu cokelat, santan kelapa.
Efek Samping Makan Bekatul
1. Dapat menyebabkan diare saat pertama kali mengkonsumsinya.
2. Terkadang susah buang air besar jika terlalu banyak memakannya (kasus yang jarang) karena itu perbanyak buah-buahan dan sayuran.
3. Hati-hati bagi penderita maag, makan bekatul langsung banyak bisa menyebabkan mual. Makanlah bekatul encer atau ditambah dengan makanan lainnya (misal : agar-agar, sup, bubur). Jika konsumsinya benar, maag bisa mereda.
Namun seiiring perkembangan jaman, masyarakat desa sekarang tidak lagi memakai lesung untuk menumbuk padi. Sudah ada alat penggilingan padi yang lebih praktis, cepat, dan murah. Proses penggilingan tidak akan menyisakan bekatul di bulir padi.

Iklan

Hadits-Hadits Tentang Keutamaan Membaca Al-qu’an Hadits-Hadist Tentang Keutamaan Membaca Al-Qur’an

Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur`an. Pada bulan inilah Al-Qur`an diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman-Nya :
) ﺷَﻬْﺮُ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁَﻥُ ﻫُﺪًﻯ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﻭَﺑَﻴِّﻨَﺎﺕٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻬُﺪَﻯ ﻭَﺍﻟْﻔُﺮْﻗَﺎﻥِ ‏( ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ : ١٨٥
“bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).” [Al-Baqarah : 185]
Di antara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca (tilawah) Al-Qur`anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an. Di antaranya :
1. Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
« ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻳَﺄْﺗِﻰ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺷَﻔِﻴﻌًﺎ ﻷَﺻْﺤَﺎﺑِﻪ »
“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membaca Al-Qur`an dengan bentuk perintah yang bersifat mutlak. Sehingga membaca Al-Qur`an diperintahkan pada setiap waktu dan setiap kesempatan. Lebih ditekankan lagi pada bulan Ramadhan. Nanti pada hari Kiamat, Allah subhanahu wata’ala akan menjadikan pahala membaca Al-Qur`an sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, datang memberikan syafa’at dengan seizin Allah kepada orang yang rajin membacanya.
Faidah (Pelajaran) yang diambil dari hadits :
1. Dorongan dan motivasi untuk memperbanyak membaca Al-Qur`an. Jangan sampai terlupakan darinya karena aktivitas-aktivitas lainnya.
2. Allah jadikan Al-Qur`an memberikan syafa’at kepada orang-orang yang senantiasa rajin membacanya dan mengamalkannya ketika di dunia.
2. Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam
bersabda :
« … ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺍﻟﺰَّﻫْﺮَﺍﻭَﻳْﻦِ : ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓَ ﻭَﺳُﻮﺭَﺓَ ﺁﻝِ ﻋِﻤْﺮَﺍﻥَ؛ ﻓَﺈِﻧَّﻬُﻤَﺎ ﺗَﺄْﺗِﻴَﺎﻥِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻛَﺄَﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻏَﻤَﺎﻣَﺘَﺎﻥِ ﺃَﻭْ ﻛَﺄَﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻏَﻴَﺎﻳَﺘَﺎﻥِ ﺃَﻭْ ﻛَﺄَﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻓِﺮْﻗَﺎﻥِ ﻣِﻦْ ﻃَﻴْﺮٍ ﺻَﻮَﺍﻑَّ ﺗُﺤَﺎﺟَّﺎﻥِ ﻋَﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺑِﻬِﻤَﺎ، ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺳُﻮﺭَﺓَ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓِ ﻓَﺈِﻥَّ ﺃَﺧْﺬَﻫَﺎ ﺑَﺮَﻛَﺔٌ ﻭَﺗَﺮْﻛَﻬَﺎ ﺣَﺴْﺮَﺓٌ ﻭَﻻَ ﺗَﺴْﺘَﻄِﻴﻌُﻬَﺎ ﺍﻟْﺒَﻄَﻠَﺔُ ».
“Bacalah oleh kalian dua bunga, yaitu surat Al-Baqarah dan Surat Ali ‘Imran. Karena keduanya akan datang pada hari Kiamat seakan-akan keduanya dua awan besar atau dua kelompok besar dari burung yang akan membela orang-orang yang senantiasa rajin membacanya. Bacalah oleh kalian surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya mengambilnya adalah barakah, meninggalkannya adalah kerugian, dan sihir tidak akan mampu menghadapinya.” [HR. Muslim 804]
3. Dari shahabat An-Nawwas bin Sam’an Al-Kilabi radhiallahu ‘anhu berkata : saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
« ﻳُﺆْﺗَﻰ ﺑِﺎﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻭَﺃَﻫْﻠِﻪِ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ ﺑِﻪِ ﺗَﻘْﺪُﻣُﻪُ ﺳُﻮﺭَﺓُ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓِ ﻭَﺁﻝُ ﻋِﻤْﺮَﺍﻥَ ﺗُﺤَﺎﺟَّﺎﻥِ ﻋَﻦْ ﺻَﺎﺣِﺒِﻬِﻤَﺎ ».
“Akan didatangkan Al-Qur`an pada Hari Kiamat kelak dan orang yang rajin membacanya dan senantiasa rajin beramal dengannya, yang paling depan adalah surat Al-Baqarah dan surat Ali ‘Imran, keduanya akan membela orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 805]
Pada hadits ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memberitakan bahwa surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran akan membela orang-orang yang rajin membacanya. Namun Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mempersyaratkan dalam hadits ini dengan dua hal, yaitu :
– Membaca Al-Qur`an, dan
– Beramal dengannya.
Karena orang yang membaca Al-Qur`an ada dua type :
– type orang yang membacanya namun tidak beramal dengannya, tidak mengimani berita-berita Al-Qur`an, tidak mengamalkan hukum-hukumnya. Sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membantah mereka.
– Type lainnya adalah orang-orang yang membacanya dan mengimani berita-berita Al-Qur`an, membenarkannya, dan mengamalkan hukum-hukumnya, … sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membela mereka.
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺣﺠﺔ ﻟﻚ ﺃﻭ ﻋﻠﻴﻚ
“Al-Qur`an itu bisa menjadi hujjah yang membelamu atau sebaliknya menjadi hujjah yang membantahmu.” [HR. Muslim]
Dalam hadits ini terdapat dalil bahwa tujuan terpenting diturunkannya Al-Qur`an adalah untuk diamalkan. Hal ini diperkuat oleh firman Allah subhanahu wata’ala :
( ﻛﺘﺎﺏ ﺃﻧﺰﻟﻨﺎﻩ ﺇﻟﻴﻚ ﻣﺒﺎﺭﻙ ﻟﻴﺪﺑﺮﻭﺍ ﺁﻳﺎﺗﻪ ﻭﻟﻴﺘﺬﻛﺮ ﺃﻭﻟﻮﺍ ﺍﻷﻟﺒﺎﺏ )
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, supaya mereka mentadabburi (memperhatikan) ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” [Shad : 29]
“supaya mereka mentadabburi”, yakni agar mereka berupaya memahami makna-maknanya dan beramal dengannya. Tidak mungkin bisa beramal dengannya kecuali setelah
tadabbur. Dengan tadabbur akan menghasilkan ilmu, sedangkan amal merupakan buah dari ilmu.
Jadi inilah tujuan diturunkannya Al-Qur`an :
– untuk dibaca dan di tadabburi maknanya
– diimani segala beritanya
– diamalkan segala hukumnya
– direalisasikan segala perintahnya
– dijauhi segala larangannya
Faidah (Pelajaran) yang diambil dari hadits :
1. Al-Qur`an sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya dan beramal dengannya.
2. Ilmu mengharuskan adanya amal. Kalau tidak maka ilmu tersebut akan menjadi hujjah yang membantahnya pada hari Kiamat.
3. Keutamaan membaca surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran
4. Penamaan surat-surat dalam Al-Qur`an bersifat
tauqifiyyah.
4. Dari shahabat ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam
bersabda :
(( ﺧَﻴْﺮُﻛُﻢْ ﻣَﻦْ ﺗَﻌَﻠَّﻢَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻋَﻠَّﻤَﻪُ ‏) ‏) ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ .
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya.” [Al-Bukhari 5027]
Orang yang terbaik adalah yang terkumpul padanya dua sifat tersebut, yaitu : mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya. Ia mempelajari Al-Qur`an dari gurunya, kemudian ia mengajarkan Al-Qur`an tersebut kepada orang lain. Mempelajari dan mengajarkannya di sini mencakup mempelajari dan mengajarkan lafazh-lafazh Al-Qur`an; dan mencakup juga mempelajari dan mengajarkan makna-makna Al-Qur`an.
5. Dari Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
(( ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻫُﻮَ ﻣَﺎﻫِﺮٌ ﺑِﻪِ ﻣَﻊَ ﺍﻟﺴَّﻔَﺮَﺓِ ﺍﻟﻜِﺮَﺍﻡِ ﺍﻟﺒَﺮَﺭَﺓِ، ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻳَﺘَﺘَﻌْﺘَﻊُ ﻓِﻴﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺷَﺎﻕٌّ ﻟَﻪُ ﺃﺟْﺮَﺍﻥِ ‏) ‏) ﻣﺘﻔﻖٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
“Yang membaca Al-Qur`an dan dia mahir membacanya, dia bersama para malaikat yang mulia. Sedangkan yang membaca Al-Qur`an namun dia tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala.” [Al-Bukhari 4937, Muslim 244 ]
Orang yang mahir membaca Al-Qur`an adalah orang yang bagus dan tepat bacaannya.
Adapun orang yang tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala : pertama, pahala tilawah , dan kedua, pahala atas kecapaian dan kesulitan yang ia alami.
6. Dari shahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
(( ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻷُﺗْﺮُﺟَّﺔِ : ﺭِﻳﺤُﻬَﺎ ﻃَﻴِّﺐٌ ﻭَﻃَﻌْﻤُﻬَﺎ ﻃَﻴِّﺐٌ ، ﻭَﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻻَ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﺍﻟﺘَّﻤْﺮَﺓِ : ﻻَ ﺭِﻳﺢَ ﻟَﻬَﺎ ﻭَﻃَﻌْﻤُﻬَﺎ ﺣُﻠْﻮٌ ، ﻭَﻣَﺜﻞُ ﺍﻟﻤُﻨَﺎﻓِﻖِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳﻘﺮﺃ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥَ ﻛَﻤَﺜﻞِ ﺍﻟﺮَّﻳﺤﺎﻧَﺔِ : ﺭﻳﺤُﻬَﺎ ﻃَﻴِّﺐٌ ﻭَﻃَﻌْﻤُﻬَﺎ ﻣُﺮٌّ ، ﻭَﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟﻤُﻨَﺎﻓِﻖِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻻَ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻛَﻤَﺜﻞِ ﺍﻟﺤَﻨْﻈَﻠَﺔِ : ﻟَﻴْﺲَ ﻟَﻬَﺎ ﺭِﻳﺢٌ ﻭَﻃَﻌْﻤُﻬَﺎ ﻣُﺮٌّ ‏) ‏) ﻣﺘﻔﻖٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ .
“Perumpaan seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Al-Atrujah : aromanya wangi dan rasanya enak. Perumpamaan seorang mu`min yang tidak membaca Al-Qur`an adalah seperti buah tamr (kurma) : tidak ada aromanya namun rasanya manis.
Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah : aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah : tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit.” [Al-Bukhari 5427, Muslim 797 ]
Seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Al-Atrujah, yaitu buah yang aromanya wangi dan rasanya enak. Karena seorang mu`min itu jiwanya bagus, qalbunya juga baik, dan ia bisa memberikan kebaikan kepada orang lain. Duduk bersamanya terdapat kebaikan. Maka seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah baik seluruhnya, baik pada dzatnya dan baik untuk orang lain. Dia seperti buah Al-Atrujah, aromanya wangi dan harum, rasanya pun enak dan lezat.
Adapun seorang mu’min yang tidak membaca Al-Qur`an adalah seperti buah kurma. Rasanya enak namun tidak memiliki aroma yang wangi dan harum. Jadi seorang mu’min yang rajin membaca Al-Qur`an jauh lebih utama dibanding yang tidak membaca Al-Qur`an. Tidak membaca Al-Qur`an artinya tidak mengerti bagaimana membaca Al-Qur`an, dan tidak pula berupaya untuk mempelajarinya.
Perumpamaan seorang munafiq, namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah : aromanya wangi namun rasanya pahit. Karena orang munafiq itu pada dzatnya jelek, tidak ada kebaikan padanya. Munafiq adalah : orang yang menampakkan dirinya sebagai muslim namun hatinya kafir –wal’iyya dzubillah-. Kaum munafiq inilah yang Allah nyatakan dalam firman-Nya :
Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhir,” padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah tambah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” [Al-Baqarah : 8 – 10]
Didapati orang-orang munafiq yang mampu membaca Al-Qur`an dengan bacaan yang bagus dan tartil . Namun mereka hakekatnya adalah para munafiq –wal’iyyadzubillah-
yang kondisi mereka ketika membaca Al-Qur`an adalah seperti yang digambarkan oleh Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam :
ﻳﻘﺮﺅﻭﻥ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻻ ﻳﺘﺠﺎﻭﺯ ﺣﻨﺎﺟﺮﻫﻢ
“Mereka rajin membaca Al-Qur`an, namun bacaan Al-Qur`an mereka tidak melewati kerongkongan mereka.”
Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengumpamakan mereka dengan buah Raihanah, yang harum aromanya, karena mereka terlihat rajin membaca Al-Qur`an; namun buah tersebut pahit rasanya, karena jelek dan jahatnya jiwa mereka serta rusaknya niat mereka.
Adapun orang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an, maka diumpamakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam seperti buah Hanzhalah, rasanya pahit dan tidak memiliki aroma wangi. Inilah munafiq yang tidak memiliki kebaikan sama sekali. Tidak memiliki aroma wangi, karena memang ia tidak bisa membaca Al-Qur`an, disamping dzat dan jiwanya adalah dzat dan jiwa yang jelek dan jahat.
Inilah jenis-jenis manusia terkait dengan Al-Qur`an. Maka hendaknya engkau berusaha agar menjadi orang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an dengan sebenar-benar bacaan, sehingga engkau seperti buah Al-Atrujah, aromanya wangi, rasanya pun enak.
7. Dari shahabat ‘Umar bin Al-Khaththab radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
(( ﺇﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳَﺮْﻓَﻊُ ﺑِﻬَﺬَﺍ ﺍﻟﻜِﺘَﺎﺏِ ﺃﻗْﻮَﺍﻣﺎً ﻭَﻳَﻀَﻊُ ﺑِﻪِ ﺁﺧﺮِﻳﻦَ ‏) ‏) ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ .
“Sesungguhnya Allah dengan Al-Qur`an ini mengangkat suatu kaum, dan menghinakan kaum yang lainnya.” [HR. Muslim 269]