Archive | 3 Desember 2017

Manfaat Teh Hijau

​Teh hijau telah lama dikenal sebagai pengganti minuman seperti kopi dll, yang lebih sehat karena rendah kandungan kafein dan mengandung antioksidan alami yang sangat kuat yang disebut dengan polifenol. Antioksidan jenis ini tidak hanya membantu menyehatkan tubuh, kulit, dan rambut, tetapi juga membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Advertisement

Teh hijau juga merupakan pilihan yang sehat karena cara itu diproses . Teh hijau berasal dari daun tanaman Camellia sinensis yang hanya dikukus, sehingga mencegah hilangnya kandungan katekin. Sedangkan teh hitam atau teh oolong dibuat dari daun yang difermentasi, sehingga menyebabkan hilangnya senyawa anti oksidan.

Teh hijau kini telah sangat populer di seluruh dunia, berbagai makanan, minuman, suplemen makanan kesehatan serta kosmetik sekarang banyak dibuat dari ekstrak teh hijau. Beberapa penelitian ilmiah di seluruh dunia menemukan bahwa yang minum teh hijau secara teratur lebih rendah memiliki resiko menderita sakit jantung dan bahkan kanker. Dibandingkan dengan teh biasa, teh hijau memiliki lebih sedikit kafein.Selain itu teh hijau lebih tinggi mengandung flavonoid (fitokimia yang ditemukan dalam produk tanaman) yang memiliki sifat antioksidatif dan anti karsinogenik.

Tip : Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, disarankan untuk menyeduh teh, daripada menggunakan kantong teh. Hal ini tidak hanya menambahkan rasa, tapi juga memungkinkan pelepasan antioksidan lebih banyak.

21 Manfaat teh hijau bagi kesehatan

Berikut ini daftar lengkap tentang manfaat minum serta penggunaan teh hijau bagi kesehatan. Baca terus untuk mengetahui lebih banyak, untuk mengetahui alasan kuat untuk pindah ke minuman sehat satu ini:

1 . Mengontrol Berat Badan :

Obesitas adalah salah satu masalah terbesar diseluruh dunia saat ini. Gaya hidup yang dikombinasikan dengan kebiasaan makan junk food dan beberapa minuman dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang berhubungan dengan obesitas, seperti penyakit jantung, sleep apnea, diabetes, hipertensi dll . Untuk mencegah hal ini terjadi pada kita, memasukkan teh hijau dalam diet sehari-hari kita akan sangat membantu.

Seperti disebutkan sebelumnya, teh hijau mengandung antioksidan alami, yang dikenal dengan polifenol katekin. Bahkan, teh hijau mengandung sepuluh kali jumlah antioksidan yang bisa kita dapatkan dari buah-buahan dan sayuran.

Para ilmuwan telah mengidentifikasi enam jenis katekin dalam teh hijau salah satunya adalah epigallocatechin gallate (EGCG) . EGCG dalam teh hijau ini akan meningkatkan metabolisme tubuh manusia, sehingga mengintensifkan tingkat oksidasi lemak dan mengubahnya menjadi kalori, yang pada akhirnya membantu menurunkan berat badan. Teh hijau juga akan mendetoksifikasi tubuh dan menekan nafsu makan, sehingga bisa mencegah keinginan makan berlebih.

2 . Menyegarkan nafas :

Hal ini karena teh hijau akan menghambat pertumbuhan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit gigi. Bakteri juga merupakan penyebab utama bau mulut. Yang perlu Anda lakukan adalah mencuci mulut Anda dengan konsentrasi tinggi teh hijau, dan itu akan menyegarkan mulut Anda secara langsung.

Teh hijau juga bisa membantu untuk mengurangi peradangan gusi. Anda juga dapat membuat pasta gigi dari cairan daun teh hijau dan dicampur dengan satu sendok teh baking soda. Hal ini tidak hanya akan membantu mengurangi peradangan gusi, tetapi juga akan mencegah pertumbuhan plak pada gigi Anda .

3 . Mengurangi Kolesterol :

Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh bisa menimbulkan risiko kesehatan Anda, terutama penyakit jantung dan stroke. Teh hijau mengandung tanin yang telah dikenal menurunkan kolesterol secara alami dalam tubuh. Tanin membantu mengurangi kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dalam tubuh. LDL juga dikenal dengan ” kolesterol jahat ” , karena dapat menyebabkan plak di arteri, sehingga menyebabkan penyumbatan.

Studi ilmiah juga telah menunjukkan bahwa katekin akan mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus, sehingga membantu mengurangi masalah kolesterol tinggi. Selain itu Anda juga harus menghindari makanan yang berkolesterol tinggi selain minum teh hijau secara teratur.

4 . Kulit yang sehat :

Sejumlah penelitian yang telah dilakukan mengambil kesimpulan positif yang berkaitan dengan manfaat teh hijau untuk kulit.

Anti oksidan juga bermanfaat bagi kulit, dan itu banyak terdapat dalam teh hijau. Teh hijau juga mengandung sejumlah senyawa yang membantu kulit menjadi bercahaya, dan manfaat ini bisa diperoleh dari meminumnya atau penggunaan topikal. Formulasi kosmetik yang mengandung teh hijau adalah pilihan yang baik, karena hal ini akan mengurangi kerusakan akibat sinar matahari. Polifenol dalam teh hijau dikenal dapat memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan .

Campur 100 gram teh hijau dan setengah liter air, dan diamkan selama 30-40 menit pada suhu kamar. Setelah itu saring cairan dan simpan di dalam lemari es. Anda dapat menggunakan campuran ini untuk menyegarkan wajah setelah melewati hari yang panjang, mengobati ruam ringan, dan mengobati luka bekas panas matahari. Ini juga akan membantu Anda untuk membersihkan jerawat dan mencegah datang kembali .

Daun teh hijau juga dapat digunakan sebagai exfoliator. Campur 3 sendok teh yogurt dengan 1 sendok air daun teh hijau dan perlahan untuk memijat wajah , setelah itu biarkan selama 5 menit. Selesai kemudian Cuci dengan air hangat . Proanthocyanidins oligomer adalah salah satu antioksidan yang banyak ditemukan dalam teh hijau, yang membantu memperlambat proses penuaan dini.

5 . Mengurangi reaksi alergi :

EGCG yang ditemukan dalam teh hijaumenghasilkan histamin dan imunoglobulin, yang merupakan senyawa yang termasuk menghasilkan respon terhadap alergi. Dengan demikian hal ini akan membantu menghentikan reaksi dari alergen tertentu.

6 . Menyehatkan Rambut :

Teh hijau diketahui menghambat pertumbuhan DHT (Dihydrotestosterone), yang dikenal menghambat pertumbuhan rambut dan menyebabkan rambut rontok. Senyawa teh hijau bereaksi terhadap testosteron, sehingga jumlah dalam darah tetap seimbang sehingga tidak bereaksi dengan 5-alpha reductase dan berubah ke DHT. Juga membantu mencegah dan mengatasi masalah rambut

yang umum seperti ketombe dan psoriasis dengan mengurangi peradangan karena sifat antiseptik.

Teh hijau juga dikenal dapat merangsang pertumbuhan rambut dan menghaluskan rambut. Ini karena mengandung polifenol, vitamin E dan vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan kilau rambut. Anda bisa membuat bilasan rambut dengan menggunakan 3-4 kantong teh hijau yang diseduh kedalam setengah liter air, dan gunakan ini untuk bilasan terakhir setelah Anda keramas menggunakan sampoo dan kondisioner.

7 . Mengelola Diabetes :

Teh hijau juga membantu memanajemen diabetes tipe II, karena mengandung anti oksidan alami yang menghambat sekresi enzim yang dikenal dengan alpha – glucosidase, yang pada akhirnya akan memperlambat penyerapan glukosa dalam darah. Demikian hanya sedikit insulin yang diperlukan untuk mengelola glukosa dalam darah. Teh hijau juga dapat membantu meningkatkan toleransi glukosa pada orang sehat.

8 . Mengelola Tekanan Darah :

Teh hijau mengandung kafein, dimana diketahui tidak baik bagi penderita hipertensi. Tetapi karena persentase kafein teh hijau yang sangat rendah, maka efek positif secara keseluruhan pada jantung . Hal ini membantu mengelola diabetes dan kolesterol, sehingga tekanan darah tinggi ikut terkendalikan.

9 . Pencegahan agregasi platelet :

Antioksidan Flavonoid dalam teh hijau telah dikenal bisa mencegah agregasi platelet ( yang merupakan faktor pemicu penyakit kardiovaskuler). Dengan demikian, asupan teh hijau mungkin bermanfaat bagi pasien yang terkena penyakit jantung koroner. Bahkan, penelitian menjelaskan bahwa teh hijau bisa mengurangi angka kematian akibat penyakit kardiovaskular pada pria dan wanita.

10 . kehamilan :

Seperti yang sudah kita bahas di atas, teh hijau memiliki banyak manfaat yang populer di kalangan wanita hamil. Tingkat antioksidan yang tinggi akan membantu tubuh untuk memulihkan kerusakan sel, mengatur gula darah dan kadar insulin, dan membantu mengendalikan hipertensi .

Hipertensi dan diabetes gestasional merupakan masalah umum terjadi pada akhir kehamilan. Tingkat oksidan yang tinggi teh hijau membantu mengurangi kemungkinan terkena masalah ini, karena akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari wanita hamil.

Perhatian :

Meskipun minum teh hijau aman bagi kehamilan memiliki manfaat, adalah penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor risikonya. Teh hijau mengandung kafein, meskipun dalam jumlah yang sangat kecil. Kafein adalah diuretik, yang artinya memaksa tubuh untuk mengeluarkan lebih banyak air dari biasanya, yang kadang-kadang bisa menyebabkan dehidrasi .

Mempertahankan tingkat hidrasi sangat penting selama kehamilan, karena dehidrasi dapat mencegah tubuh menyerap nutrisi yang diperlukan. Kehamilan membutuhkan peningkatan asupan vitamin dan mineral, dan diuretik bisa memfasilitasi hilangnya nutrisi tersebut melalui urin, sehingga dalam kasus ini penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda .

11 . Mencegah Arthritis :

Teh hijau bisa membantu mencegah dan mengurangi risiko rematik atau rheumatoid arthritis. Ini karena akan melindungi tulang rawan dengan cara menghalangi produksi enzim kemokin. Kemokin adalah protein yang mempromosikan peradangan dalam tubuh, yang dikatakan menghancurkan fleksibilitas tulang rawan – dimana ini merupakan gejala umum arthritis .

12 . Mencegah Kanker Kulit :

Polifenol yang terdapat dalam teh hijau akan menghambat pertumbuhan dua proteinvascular endothelial growth factor (VEGF) and the Hepatocyte growth factor (HGF), yang dikenal mempromosikan pertumbuhan sel tumor. Teh hijau akan membantu menghambat kanker akibat karsinogen dan sinar ultraviolet.

13 . Mengurangi Stres dan Depresi :

Stres dan depresi adalah dua masalah lain yang mengancam kedamaian pikiran kita. Teh hijau benar-benar dapat membantu Anda untuk melawan depresi. Penelitian yang dilakukan oleh American Botanical Council telah menemukan bahwa orang tua yang minum teh hijau setiap hari semakin kecil kemungkinannya untuk depresi. Teh hijau sebenarnya juga bagus untuk otak Anda, karena Polifenol dalam teh hijau membantu otak dengan jalan menjaga pasokan kebutuhan utamanya yaitu glukosa .

Selain anti oksidan, teh hijau juga mengandung senyawa yang disebut Theanine, adalah asam amino yang membantu mengurangi stres dan kecemasan. Theanine juga merupakan anti depresan.

14 . Meningkatkan Imunitas :

Anti oksidan polifenol dan flavonoid akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga akan membuat kita lebih sehat dengan membantu mencegah dan melawan infeksi. Sejumlah besar vitamin C dalam teh hijau juga membantu Anda secara efektif dengan cara yang sama.

15 . Meringankan gejala Asma :

Bagi orang yang memiliki masalah asma yang berat, teh hijau ini sangat berguna karena mengandung teofilin, yang diklaim dapat mengendurkan otot-otot saluran bronkial, sehingga mengurangi keparahan asma. Sebagaimana disebutkan di atas, teh hijau juga mengurangi kepekaan terhadap alergi, sehingga menjaga reaksi asma terhadap setiap alergi.

16 . Liver yang sehat :

Teh hijau juga baik untuk kesehatan liver karena anti oksidan yang ada di dalamnya, dimanayang akan menghilangkan radikal bebas sehingga akan membantu menjaga hati tetap sehat. Hal ini juga mengurangi risiko hati berlemak.

Seperti dikatakan jika teh hijau juga membantu menjaga berat badan dan obesitas dengan meningkatkan tingkat metabolisme, dan mencegah gerakan glukosa dalam sel-sel lemak. Dengan demikian membantu mengurangi tekanan pada liver .

17 . Mencegah Osteoporosis :

Kepadatan tulang yang rendah adalah masalah umum wanita, terutama setelah menopause. Osteoporosis menyebabkan tulang-tulang menjadi lemah dan rapuh, dan menyebabkan peningkatan risiko fraktur. Kandungan fluoride yang tinggi dalam teh hijau akan membantu menjaga tulang yang kuat dan memperlambat kerusakannya, sehingga mengurangi kemungkinan terkena masalah seperti osteoporosis.

18 . Menyembuhkan Penyakit Perut :

Kemampuan teh hijau menghancurkan bakteri tidak hanya membuatnya menjadi antiseptik, tetapi juga membantu mencegah penyakit perut yang umum seperti infeksi keracunan makanan dll. Namun tidak dianjurkan mengkonsumsinya secara berlebihan, karena tanin dalam teh hijau dikenal bisa meningkatkan sekresi asam di lambung.

19 . Tabir surya alami:

Membantu mencegah radikal bebas yang menetap di sel-sel kulit, dimana yang akan melemahkan sistem perlindungan kulit, sehingga menyebabkan pembentukan kerutan pada kulit .

Untuk membuat tabir surya, rebus setengah cangkir daun teh hijau dengan air dua cangkir selama 5-10 menit dengan api sedang. Saring dan biarkan larutan dingin sampai suhu kamar. Untuk menggunakannya, ambil sejumlah kecil bola kapas bersih untuk membantu mengoleskan pada wajah yang bersih. Anda dapat menyimpan sisanya dalam wadah kedap udara .

20 . Kuku menjadi Lebih kuat dan mengkilat :

Teh hijau juga merupakan zat yang bisa membuat kuku kuat dan sehat. Untuk menghilangkan kekuningan pada kuku, rendam kuku Anda hanya sekali seminggu. Dengan demikian Anda akan mendapatkan kuku menjadi kuat dan mengkilap setelah penggunaan beberapa minggu. Anda juga dapat menggunakan minyak esensial teh hijau sebagai minyak kutikula, caranya cukup berikan setetes untuk setiap kuku sekali atau dua kali dalam seminggu. Hal ini akan mengatasi masalah kuku rapuh .

21 . Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Neurologis :

Polifenol yang terkandung dalam teh hijau bisa membantu menjaga bagian otak yang bertugas mengatur belajar dan memori. Hal ini akan memperlambat proses pengurangan acetylcholine dalam otak, dan juga mencegah kerusakan sel di otak. Konsumsi rutin teh hijau juga membantu pencegahan penyakit degeneratif dan neurologis seperti Alzheimer dan Parkinson.

Teh hijau hanya sehat dan bermanfaat jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. mengkonsumsi secara berlebihan akan memperoleh efek samping . Hanya 2 atau 3 cangkir teh hijau dalam sehari sudah cukup untuk menjalani hidup sehat.

Iklan

Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup

Kondisi Kita Saat Ini Terhadap Al-Qur’an:

Segala puji bagi Allah Rabb bagi sekalian alam; aku bersaksi bahwasanya tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, Rabb bagi sekalian alam. Dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan pesuruh Allah, yang diutus dengan membawa Al-Qur’an yang nyata, Al-Qur’an pembeda antara petunjuk dan kesesatan, antara benar dan salah dan antara keraguan dan keyakinan. Allah menurunkannya supaya kita membaca-nya dengan penuh penghayatan, merenungkannya dengan penuh hikmat, kita bahagia dengannya karena kita jadikan sebagai pelajaran, kita memperlakukannya sebaik mungkin, dan meyakini (kebenarannya) serta berusaha keras untuk menegakkan perintah-perintah dan larangan-larangannya.

Sangat banyak sekali orang yang membaca Al-Qur’an, namun anda tidak menemukan pengaruhnya pada prilaku, akhlak dan pergaulan mereka. Bahkan sebaliknya anda temui sebagian mereka akhlaknya tidak terpuji, pergaulan dan mu`amalatnya kasar dan kaku, baik terhadap keluarga, tetangga ataupun terhadap orang lain. Padahal, demi Allah,,,itu bukan akhlak dan prilaku yang patut dimiliki oleh seorang muslim yang suka membaca dan menghayati Kitab Suci Al-Qur’an,,,? Lalu dimana pengaruh Al-Qur’an terhadap jiwa SAYA,,,,??!

Sesungguhnya berbagai musibah, malapetaka, cobaan yang bertubi-tubi dan berbagai bencana (gempa bumi dan lainnya) yang terjadi di berbagai negeri kaum muslimin adalah sebenarnya akibat dari jauhnya mereka dari Kitab Tuhannya, tidak menjadikannya sebagai acuan di dalam menyelesaikan permasalahan dan tidak mengamalkan kandungannya. Padahal Al-Qur’an adalah kitab yang agung yang mendidik jiwa manusia, membentuk kepribadian bangsa, dan membangun kebu-dayaan. Al-Qur’an merupakan cahaya yang diturunkan Allah supaya kita beriman dan meyakininya, mengambil pelajaran darinya dan agar kita mengamalkan petunjuk dan bimbingan yang terkandung di dalamnya, supaya kita keluar dari berbagai kegelapan menuju cahaya yang terang benderang.

Jadi, kesalahan dan aib terdapat pada pandangan kita yang tidak dapat melihat cahaya itu, disebabkan mata dan hati kita tertutup rapat dari petunjuk Al-Qur’an, cahaya dan keutamaannya yang tersimpan di dalam Kitab Suci ini:

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petun-juk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal shalih bahwa bagi mereka ada pahala yang besar”. (Al-Isra’: 9 )

Ibnul Qayyim di dalam karyanya “Al-Fawa’id” berkata: “Setelah manusia (sebagian kaum muslimin. pent.) berpaling dan anti bertahkim (menjadikan sebagai undang-undang) kepada Kitab Suci Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam dan berkeyakinan bahwa keduanya tidak cukup dan bahkan mereka lebih mengutamakan pendapat akal, analogi (qiyas), istihsan dan pendapat syaikh, maka hal itu menimbulkan kerusakan di dalam fitrah suci mereka, kegelapan di dalam hati mereka, kekeruhan di dalam pemahaman, dan kedunguan di dalam akal mereka, semua kondisi tersebut telah menyelimuti mereka sampai pada kondisi bahwa anak-anak dididik dalam keadaan dan kondisi seperti itu sedangkan orang-orang yang dewasa menjadi makin tua di atasnya.

Kondisi seperti itu tidak dianggap oleh mereka sebagai kemungkaran dan pada gilirannya datanglah kekuasaan berikutnya yang menjadikan bid`ah sebagai pengganti Sunnah, emosi sebagai pengganti akal, hawa nafsu sebagai pengganti petunjuk, kesesatan sebagai pengganti hidayah, kemunkaran sebagai pengganti yang ma`ruf, kebodohan sebagai pengganti ilmu, riya sebagai pengganti keikhlasan, kebatian sebagai pengganti yang haq, dusta sebagai pengganti kejujuran, berpura-pura sebagai pengganti nasihat dan kezhaliman sebagai pengganti keadilan. Maka yang dominan adalah perkara-perkara batil tersebut dan para pelakunya menjadi orang yang dihormati, padahal sebelumnya yang ditegakkan adalah sebaliknya dan para penegaknya mendapatkan acungan jempol dan pusat perhatian.

Itulah potret kondisi umat manusia yang hidup dan disaksikan oleh Ibnul Qayyim pada paroh pertama dari abad kedelapan hijriyah. Lalu apa kiranya yang akan dikatakan oleh Ibnul Qayyim jika ia melihat pada kondisi kita sekarang?! Sesungguhnya permasalahan sangat rumit dan memprihatinkan sekali, memerlukan langkah-langkah renungan terhadap etika, prilaku dan ibadah kita secara keseluruhan dan menimbangnya dengan neraca kitab Suci Al-Qur’an. Dan setelah merenung dan memperhatikan tersebut, kita harus berintrospeksi diri (muhasabah) lalu memaksanya untuk tunduk dan patuh kepada Kitab Suci Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam .

Untuk merealisasikan itu semua, kita harus mema-hami beberapa hikmah dari diturunkannya Al-Qur’an Suci, yang jika kita telah mengetahui dan menga-malkannya, maka urusan-urusan agama dan dunia kita niscaya menjadi baik.

Kita dapat menyimpulkan hikmah dan tuntutan Al-Qur’an tersebut menjadi lima, yaitu :

Membaca Al-Qur’an sebagaimana diturunkan.

Menghayati ayat-ayatnya.

Mengamalkannya.

Sabar dalam menjalankan segala perintahnya.

Berda`wah untuk menjadikannya sebagai aturan kehidupan.

AHDAF QIROATIL QUR’AN (TUJUAN MEMBACA AL QUR’AN)

Sebagai muqaddimah. Saya akan memberikan statu pertanyaan yang harus dijawab dengan Jujur oleh masing-masing diantara kita: Apa sih tujuan yang kita inginkan selama ini ketika kita membaca Al Qur’an? Jawaban masing-masing mungkin saja berbeda-beda.

Dalam desempatan kali ini, saya akan menyampaikan apa yang disampaikan oleh Syaikh DR. Kholid bin Abdil karim dalam kitabnya mafatih tadabburil qur’an tentang 5 tujuan yang harus ada dalam diri kita ketika kita membaca Al Qur’an, % tujuan tersebut terangkum dalam kata Tsumma Sya’’a. Lalu adakah kelima tujuan tersebut dalam diri kita?

Huruf apa saja yang terdapat dalam kata tersebut?

Tsa, mim, mim, Syin, ‘ain, ‘ain.

1. Tsa adalah tsawaab yang artinya pahala.

Hal ini wajar jadi tujuan kita karena Rasulullah saw telah bersabda:

ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : “ ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﺣﺮﻓﺎ ﻣﻦ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻠﻪ ﺣﺴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺤﺴﻨﺔ ﺑﻌﺸﺮ ﺃﻣﺜﺎﻟﻬﺎ ﻻ ﺃﻗﻮﻝ ﺍﻟﻢ ﺣﺮﻑ ﻭﻟﻜﻦ ﺃﻟﻒ ﺣﺮﻑ ﻭﻻﻡ ﺣﺮﻑ ﻭﻣﻴﻢ ﺣﺮﻑ ”( )

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat. (Rasulullah bersabda) saya tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, Namur alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf” Tirmidzi, hasan shahih.

ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﺍﻟﻤﺎﻫﺮ ﺑﺎﻟﻘﺮﺁﻥ ﻣﻊ ﺍﻟﺴﻔﺮﺓ ﺍﻟﻜﺮﺍﻡ ﺍﻟﺒﺮﺭﺓ ، ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻳﻘﺮﺃ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﻳﺘﺘﻌﺘﻊ ﻓﻴﻪ ﻭﻫﻮ ﻋﻠﻴﻪ ﺷﺎﻕ ﻟﻪ ﺃﺟﺮﺍﻥ ”( )

“Orang yang mahir membaca Al Qur’an maka ia akan bersama malaikat yang mulia lagi berbakti. Adapun orang yang membaca Al Qur’an dengan terbata-bata, lagi susuah payah maka ia mendapatkan dua pahala” Bukhari

” ﺍﻟﺼﻴﺎﻡ ﻭﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻳﺸﻔﻌﺎﻥ ﻟﻠﻌﺒﺪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ”( )

“Shaum dan Al Qur’an akan memberikan syafaat lepada seorang hamba pada hari kiamat…”Ahmad. Dishahihkn oleh S.Ahmad Syakir.

” ﻣﺎ ﺍﺟﺘﻤﻊ ﻗﻮﻡ ﻓﻲ ﺑﻴﺖ ﻣﻦ ﺑﻴﻮﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺘﻠﻮﻥ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻳﺘﺪﺍﺭﺳﻮﻧﻪ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﺇﻻ ﻧﺰﻟﺖ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺍﻟﺴﻜﻴﻨﺔ ، ﻭﻏﺸﻴﺘﻬﻢ ﺍﻟﺮﺣﻤﺔ ، ﻭﺣﻔﺘﻬﻢ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ ﻭﺫﻛﺮﻫﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻤﻦ ﻋﻨﺪﻩ ”( )

“Tidaklah sekelompok kaum berkumpul disalah satu rumah Allah. Mereka membaca kitabullah dan saling mempelajarinya diantara mereka, melainkan ketenangan akan Turín pada mereka, Ramat akanmeliputi mereka, para malaikat akan mengitari mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka pada makhluk yang ada disisi-Nya” Muslim.

2 &3. Mim dan Mim adalah Munajat dan Masalah yaitu untuk bermunajat dan memohon kepada Allah Ta’ala,

Rasulullah saw bersabda

” ﻟﻠﻪ ﺃﺷﺪ ﺃُﺫُﻧﺎً ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺼﻮﺕ ﺑﺎﻟﻘﺮﺁﻥ ﻳﺠﻬﺮ ﺑﻪ ﻣﻦ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﻘﻴﻨﺔ ﺇﻟﻰ ﻗﻴﻨﺘﻪ ”( )

“Allah lebih menyimak bacaan Al Qur’an seseorang yang bagus dan keras suaranya daripada pecinta nyanyian yang mendengarkan nyanyiannya.” HR. Ibnu Majah.

Ibnul Mubarok pernah bertanya lepada Sufran Ats Tsauri:

ﺳﺄﻟﺖ ﺳﻔﻴﺎﻥ ﺍﻟﺜﻮﺭﻱ ﻗﻠﺖ : ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺇﺫﺍ ﻗﺎﻡ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﺃﻱ ﺷﻲﺀ ﻳﻨﻮﻱ ﺑﻘﺮﺍﺀﺗﻪ ﻭﺻﻼﺗﻪ ؟ ﻗﺎﻝ : ﻳﻨﻮﻱ ﺃﻧﻪ ﻳﻨﺎﺟﻲ ﺭﺑﻪ “( )

“Seseorang yang melaksanakan shalat, apa yang ia niatkan dengan bacaan dan shalatnya?” Maka beliau menjawab: “Hendaknya ia berniat bahwa ia sedang bermunajat kepada Rabb-nya”. (Ta’dzimu Qadris shalat). Seorang muslim hendaknya selalu menghadirkan tujuan ini agar ia bisa merasakan kenikmatan dan kelezatan membaca Firman-firman Allah Ta’ala, yaitu dengan menghadirkan perasaan bahwa Allah senantiasa melihatnya, mendengar bacaannya, memujinya dan membanggakannya dihadapan malaikat-Nya yang terdekat. Ia merasa seakan-akan Allah sedang berdailog langsung dengannya.

ﻭﻋﻦ ﺣﺬﻳﻔﺔ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ : ” ﺻﻠﻴﺖ ﻣﻊ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺫﺍﺕ ﻟﻴﻠﺔ ﻓﺎﻓﺘﺘﺢ ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ ﻓﻘﺮﺃﻫﺎ ، ﺛﻢ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻓﻘﺮﺃﻫﺎ ، ﺛﻢ ﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ ﻓﻘﺮﺃﻫﺎ ، ﻳﻘﺮﺃ ﻣﺘﺮﺳﻼ ، ﺇﺫﺍ ﻣﺮ ﺑﺂﻳﺔ ﻓﻴﻬﺎ ﺗﺴﺒﻴﺢ ﺳﺒﺢ ، ﻭﺇﺫﺍ ﻣﺮ ﺑﺴﺆﺍﻝ ﺳﺄﻝ ، ﻭﺇﺫﺍ ﻣﺮ ﺑﺘﻌﻮﺫ ﺗﻌﻮﺫ ”( )

Dari Hudzaifah ra ia berkata: “Pada suatu malam saya pernah shalat bersama Nabi saw maka beliau memulai surat al baqarah dan membacanya hingga selesai/ kemudian surat an nisa dan membacanya hingga selesai. Lalu surat ali imran dan membacanya hingga selesai. Beliau membacanya dengan perlahan-lahan. Apabila beliau melewati ayat yang mengandung tasbih beliaupun bertasbih. Dan apabila melewati ayat ayat yang mengandung permohonan maka beliaupun berdoa. Dan apabila beliau melewat ayat yang mengandung perlindungan maka beliaupun meminta perlindungan.”

Demikianlah gambaran bermunajat dengan Al Qur’an, yaitu bacaan yang hidup, dimana seorang hamba menyadari apa yang sedang dia baca? Kenapa membacanya? Siapa yang ia ajak bicara dengan bacaannya tersebut? Apa yang ia butuhkan dari Allah? Dan iapun mengetahui kewajibannya terhadap Al Qur’an, yaitu harus mengagungkan dan mensucikannya.

Ibnul Qayyim rh mengatakan:

” ﺇﺫﺍ ﺃﺭﺩﺕ ﺍﻻﻧﺘﻔﺎﻉ ﺑﺎﻟﻘﺮﺁﻥ ﻓﺎﺟﻤﻊ ﻗﻠﺒﻚ ﻋﻨﺪ ﺗﻼﻭﺗﻪ ﻭﺳﻤﺎﻋـــــﻪ ، ﻭﺃﻟﻖ ﺳﻤﻌﻚ ، ﻭﺍﺣﻀﺮ ﺣﻀﻮﺭ ﻣﻦ ﻳﺨﺎﻃﺒﻪ ﺑﻪ ﻣﻦ ﺗﻜﻠﻢ ﺑﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻣﻨﻪ ﺇﻟﻴﻪ ، ﻓﺈﻧﻪ ﺧﻄﺎﺏ ﻣﻨﻪ ﻟﻚ ﻋﻠﻰ ﻟﺴﺎﻥ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ “ ﺍﻫـ( )

“Apabila engkau hendak mengambil manfaat dari Al Qur’an, maka kumpulkanlah hatimu ketika sedang membaca dan mendengarkan Al Qur’an. Julurkan pendengaranmu dan hadirkan hatimu, seakan engkau;lah obyek yang diajak bicara oleh Allah Ta’ala/ Sesungguhnya Dia mengajakmu berbicara dengan perantara lisan Rasul-Nya.” Al Fawaid.

Ingatlah selalu. Bahwa dalam bermunajat dengan Al qur’an, terkumpul lima makna yang terangkum dalam ungkapan: harosun ma’a

Bahwa Allah ha: habba yuhibbuka, sin:sami’a yasma’uka, mim;madaha yamdahuka, ‘ain: ‘atho yu’thika.

4. Syin: Syifaau, yaitu ketika kita membaca Al Qur’an hendaknya kita bertujuan untuk berobat dengannya,

Hal ini karena Allah Ta’ala telah berfirman yang artinya:

﴿ ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀﺗْﻜُﻢ ﻣَّﻮْﻋِﻈَﺔٌ ﻣِّﻦ ﺭَّﺑِّﻜُﻢْ ﻭَﺷِﻔَﺎﺀ ﻟِّﻤَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺼُّﺪُﻭﺭِ ﻭَﻫُﺪًﻯ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔٌ ﻟِّﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﴾

“ Hai manusia, sesungguhnya talah datang kepadamu pelajaran dari Rabb-mu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) didalam dada dan petunjuk serta Ramat bagi orang-orang yang beriman” Yunus:57

ﻭَﻧُﻨَﺰِّﻝُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺷِﻔَﺎﺀ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔٌ ﻟِّﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻭَﻻَ ﻳَﺰِﻳﺪُ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺇَﻻَّ ﺧَﺴَﺎﺭًﺍ﴾

“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan Ramat bagi orang-orang beriman. Dan Al Qur’an itu tidaklah menambah bagi orang-orang yang dzalim selain kerugian” Al Israau:82

﴿ ﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻫُﺪًﻯ ﻭَﺷِﻔَﺎﺀ

“Katakanlah: ‘Al Qur’an itu adalah petunjuk dan obat penawar bagi orang-orang yang beriman” Fushshilat:44

Al Qur’an adalah obat bagi hati dari berbagai penyakit, baik penyakit syahwat maupun syubhat, dan bahkan Al Qur’an dengan idzin Allah bisa mengobati penyakit-penyakit yang lainnya. Dalam Silsilah al ahadits ash shahihah disebutkan sebuah hadits dari Rasulullah saw:

“ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﺪﻭﺍﺀ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ”( ) “Sebaik-baik obat adalah Al Qur’an”

ﻭﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺩﺧﻞ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﺍﻣﺮﺃﺓ ﺗﻌﺎﻟﺠﻬﺎ ، ﺃﻭ ﺗﺮﻗﻴﻬﺎ ، ﻓﻘﺎﻝ : ﻋﺎﻟﺠﻴﻬﺎ ﺑﻜﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ “( )

Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah saw pernah menemuinya saat ia sedang diobati oleh seorang perempuan. Maka beliau bersabda Obatilah ia dengan Al Qur’an.

Penyembuhan dengan Al Qur’an dapat diperoleh melalui dua hal: membacanya ketika shalat, terutama diwaktu malam yang akhir dengan menghadirkan niat berobat. Ludah yang keluar dari bacaan ayat-ayat al Qur’an memiliki pengaruh yang besar bagi kekuatan lahir dan bathin.

05. ‘Ain: adalah Ilmu, yaitu hendaknya tujuan kita membaca Al Qur’an adalah untuk memperoleh ilmu,

dengan cara memahami dan mentadabburi(memperhatikan,memikirkan dan merenungkan) isi dan kandungannya,

Inilah tujuan yang pokok dan agung diturunkannya Al Qur’an, dan tujuan perintah Allah agar kita membacanya. Allah Ta’ala berfirman:

﴿ ﻛِﺘَﺎﺏٌ ﺃَﻧﺰَﻟْﻨَﺎﻩُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ ﻟِّﻴَﺪَّﺑَّﺮُﻭﺍ ﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻟِﻴَﺘَﺬَﻛَّﺮَ ﺃُﻭْﻟُﻮﺍ ﺍﻷَﻟْﺒَﺎﺏِ ﴾

“Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-nya dan supaya menjadi pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pemikiran” Shaad:29

﴿ ﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ ﻟَﺬِﻛْﺮَﻯ ﻟِﻤَﻦ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻪُ ﻗَﻠْﺐٌ ﺃَﻭْ ﺃَﻟْﻘَﻰ ﺍﻟﺴَّﻤْﻊَ ﻭَﻫُﻮَ ﺷَﻬِﻴﺪٌ ﴾

“Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.” QAAF:37

Ibnu Mas’ud berkata:

” ﺇﺫﺍ ﺃﺭﺩﺗﻢ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻓﺎﻧﺜﺮﻭﺍ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻓﺈﻥ ﻓﻴﻪ ﻋﻠﻢ ﺍﻷﻭﻟﻴﻦ ﻭﺍﻵﺧﺮﻳﻦ ” ﺍﻫـ( )

“Apabila Anda menginginkan ilmu, maka bukalah Al Qur’an ini, karena didalamnya terkandung ilmu Amat terdahulu dan yang akan datang. (mushannaf Ibnu Abi syaibah)

Al Hasan bin Ali:

” ﺇﻥ ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻗﺒﻠﻜﻢ ﺭﺃﻭﺍ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺭﺳﺎﺋﻞ ﻣﻦ ﺭﺑﻬﻢ ﻓﻜﺎﻧﻮﺍ ﻳﺘﺪﺑﺮﻭﻧﻬﺎ ﺑﺎﻟﻠﻴﻞ ، ﻭﻳﺘﻔﻘﺪﻭﻧﻬﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﻬﺎﺭ ” ﺍﻫـ ( )

“Orang-orang sebelum kalian memandang bahwa Al Qur’an adalah surat-surat dari rabb mereka, sehingga mereka mentadabburinya diwaktu malam dan mencarinya diwaktu siang/” (At tibyan)

ILMU apa yang kita inginkan dari Al Qur’an?

Ibnul Qayyim berkata dalam syairnya: “Ilmu terbagi menjadi tiga bagian Dan tidak ada bagian yang keempat dan setiap kebenaran memiliki kejelasan

Pertama, ilmu berkaitan dengan sifat-sifat Ilah dan perbuatan-nya, demikian juga nama-nama Ar Rahman, serta perintah dan larangan yang merupakan bagian dari agama-Nya.

Dan pahalanya di akhirat merupakan ilmu yang kedua

Dan setiap yang terdapat didalam Al Qur’an dan As Sunnah, yang datang dari utusan yang membawa Al Qur’an adalah yang ketiganya.

Bagaimana Metodenya?

Hendaknya kita membaca Al Qur’an seperti halnya seorang siswa yang membaca buku pelajarannya dimalam waktu ujian, yaitu bacaannya orang yang berkonsentrasi penuh dan siap-siap untuk diuji habis-habisan.

Dan tentunya kita semua dalam kehidupan ini sedang diuji oleh Allah melalui Al Qur’an ini. Maukah kita betul-betul menjadikannya sebagai sumber ilmu agar kita mendapatkan petunjuk yang jelas untuk meraih keridhoan Allah Ta’ala?

Diantara bentuk-bentuk praktek membaca Al Qur’an dengan tujuan mencari ilmu adalah dengan membuat makna-makna dan pertanyaan-pertanyaan tertantu dalam benak kita yang hendak dicarikan jawabannya didalam Al Qur’an. Misalnya setiap kali kita mengalami suatu situasi atau kondisi, hendaknya kita bertanya: “Dimana hal tersebut disebutkan dalam Al Qur’an? Apakah hal tersebut tertera dalam Al Qur’an?” dsb.

Menerima Ilmu yang terdapat dalam Al Qur’an akan bisa menghidupkan hati, sebagaimana air yang menyuburkan tanah Allah berfirman:

﴿ ﺃَﻟَﻢْ ﻳَﺄْﻥِ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺃَﻥ ﺗَﺨْﺸَﻊَ ﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﻟِﺬِﻛْﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﻧَﺰَﻝَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻻ ﻳَﻜُﻮﻧُﻮﺍ ﻛَﺎﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺃُﻭﺗُﻮﺍ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻞُ ﻓَﻄَﺎﻝَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ ﺍﻷَﻣَﺪُ ﻓَﻘَﺴَﺖْ ﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﻭَﻛَﺜِﻴﺮٌ ﻣِّﻨْﻬُﻢْ ﻓَﺎﺳِﻘُﻮﻥَ﴿﴾ﺍﻋْﻠَﻤُﻮﺍ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳُﺤْﻴِﻲ ﺍﻷَﺭْﺽَ ﺑَﻌْﺪَ ﻣَﻮْﺗِﻬَﺎ ﻗَﺪْ ﺑَﻴَّﻨَّﺎ ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻵﻳَﺎﺕِ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﻌْﻘِﻠُﻮﻥَ ﴾

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan (tunduk) lepada kebenaran yang telah Turun (kepada mereka)? Dan janganlah mereka menjadi orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan mereka ada;ah orang-orang yang fasik.” Al Hadid:16-17

Diantara tugas Rasulullah saw adalah untuk membacakan lepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan lepada merka al kitab dan al hikmah. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Ali Imran:164.

﴿ ﻟَﻘَﺪْ ﻣَﻦَّ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺆﻣِﻨِﻴﻦَ ﺇِﺫْ ﺑَﻌَﺚَ ﻓِﻴﻬِﻢْ ﺭَﺳُﻮﻻً ﻣِّﻦْ ﺃَﻧﻔُﺴِﻬِﻢْ ﻳَﺘْﻠُﻮ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻳُﺰَﻛِّﻴﻬِﻢْ ﻭَﻳُﻌَﻠِّﻤُﻬُﻢُ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻭَﺍﻟْﺤِﻜْﻤَﺔَ ﻭَﺇِﻥ ﻛَﺎﻧُﻮﺍْ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻞُ ﻟَﻔِﻲ ﺿَﻼﻝٍ ﻣُّﺒِﻴﻦٍ﴾

Kesucian manusia dan perbaikannya memiliki dua sisi: pertama, ilmu, pengajaran, penjelasan, keyakinan dll yang semakna dengannya. Kedua, amal, pendidikan, latihan, perangai dll dari istilah-istilah yang semakna dengannya.

Oleh karena itulah tujuan membaca Al Qur’an yang lainnya, yang tidak kalah pentingnya adalah kita bertujuan untuk mengamalkannya.

Bukankah dalam Al Qur’an kata orang-orang yang beriman senantiasa disandingkan dengan orang-orang yang beramal shalíh?!

Hasan bin Ali:

( ) “ ﺍﻗﺮﺃ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻣﺎ ﻧﻬﺎﻙ ﻓﺈﺫﺍ ﻟﻢ ﻳﻨﻬﻚ ﻓﻠﻴﺴﺖ ﺑﻘﺮﺍﺀﺓ ”

“Bacalah Al Qur’an sehingga bisa mencegahmu (melakukan dosa). Bila Belum demikian maka (pada hakikatnya) Anda Belum membacanya” Kanzul ‘ummal.

Ali bin Abi Thalib

” ﻳﺎ ﺣﻤﻠﺔ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺃﻭ ﻳﺎ ﺣﻤﻠﺔ ﺍﻟﻌﻠﻢ ؛ ﺍﻋﻤﻠﻮﺍ ﺑﻪ ﻓﺈﻧﻤﺎ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ ﻣﻦ ﻋﻤﻞ ﺑﻤﺎ ﻋﻠﻢ ، ﻭﻭﺍﻓﻖ ﻋﻠﻤﻪ ﻋﻤﻠﻪ ﺍﻫـ ( )

“Wahai pembawa Al Qur’an, wahai pembawa ilmu; ketahuilah, bahwa seorang yang berilmu adalah orang yang mengamalkan apa yang telah ia ketahui, dan amalnnya (senantiasa) sesuai dengan ilmunya” (At tibyan dan kanzul ‘ummal)

Perhatikanlah hadits ini:

ﻭﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺴﻠﻤﻲ ﻋﻦ ﻋﺜﻤﺎﻥ ﻭﺍﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ ﻭﺃﺑﻲ ﺑﻦ ﻛﻌﺐ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻢ : ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺎﻥ ﻳﻘﺮﺅﻫﻢ ﺍﻟﻌﺸﺮ ، ﻓﻼ ﻳﺠﺎﻭﺯﻭﻧﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﻋﺸﺮ ﺃﺧﺮﻯ ﺣﺘﻰ ﻳﺘﻌﻠﻤﻮﺍ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻤﻞ ، ﻓﺘﻌﻠﻤﻨﺎ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﺍﻟﻌﻤﻞ ﺟﻤﻴﻌﺎ ”( )

Dari Abu Abdurrahman as salami dari Utsman, Ibnu mas’ud dan Ubay bin Ka’ab. Bahwa Rasulullah saw senantiasa membacakan sepuluh ayat lepada mereka. Mereka tidak pindah lepada sepuluh ayat yang lainsebelum mempelajari pengamalannya, Sehingga kami mempelajari Al Qur’an dan pengamalannya sekaligus, (tafsir al Qurthubi dan Ath Thabari)

“ ﻳﺘﺼﻔﺢ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻟﻴﺆﺩﺏ ﺑﻪ ﻧﻔﺴﻪ ﻫﻤﺘﻪ ﻣﺘﻰ ﺃﻛﻮﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺘﻘﻴﻦ ؟ ﻣﺘﻰ ﺃﻛﻮﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﺨﺎﺷﻌﻴﻦ ؟ ﻣﺘﻰ ﺃﻛﻮﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﺎﺑﺮﻳﻦ ؟ ﻣﺘﻰ ﺃﺯﻫﺪ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ؟ ﻣﺘﻰ ﺃﻧﻬﻰ ﻧﻔﺴﻲ ﻋﻦ ﺍﻟﻬﻮﻯ ؟ “ ﺍﻫـ ( )

Al Ajurri berkata: “(Hendaknya) yang menjadi perhatian seseorang ketika membuka lembaran-lembaran Al Qur’an adalah tujuan untuk mendidik jiwanya; kapan saya bisa termasuk orang-orang bertaqwa? kapan saya bisa termasuk orang-orang yang khusyu’? kapan saya bisa termasuk orang-orang bersabar? Kapan saya bisa zuhud di dunia? Kapan saya bisa mencegah diri dari mengikuyi hawa nafsu?

Bagaimana mempraktikan tujuan ini dan metodenya,,,,?

Hendaknya kita berhenti disetiap ayat al Qur’an, untuk memperhatikan apa isi yang dikandungnya; adakah perintah atau keutamaan yang hendaknya kita berhias dengannya? Atau adakah larangan atau bahaya yang harus kita jauhi?

Hendaknya kita membaca Al Qur’an dengan niat dan tujuan untuk mencari solusi permasalahan atau memperbaiki kesalahan. Hendaknya kita betul-betul menjadikan Al Qur’an ini sebagai pedoman hidup kita. Lalu kita mengamalkannya, agar kita mendapatkan ridha Allah Ta’ala.

Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin,,,